Berita Penciptaan Lapangan Kerja

Nona Yabloy perwakilan kaum muda dari Youth Center Pilar – Semarang menyampaikan pendapatnya tentang pembentukan kepengurusan POKSI.
Nona Yabloy perwakilan kaum muda dari Youth Center Pilar – Semarang menyampaikan pendapatnya tentang pembentukan kepengurusan POKSI.
Pada rapat pembentukan Kelompok Aksi (POKSI) Ketenagakerjaan Inklusif Jawa Tengah, tanggal 24 April 2018 di Semarang, para pemangku kepentingan yang mewakili unsur pemerintah daerah, perusahaan, pemuda, perguruan tinggi, media, dan masyarakat telah sepakat untuk memberikan ruang dan kesempatan yang lebih luas pada kaum muda agar bisa lebih berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan SINERGI. Salah satu bentuk keterlibatan kaum muda secara aktif tersebut dilakukan dalam bentuk penentuan keterwakilan (representasi) kaum muda yang akan duduk di dalam POKSI Ketenagakerjaan Inklusif.


Dengan mengacu pada workplan SINERGI, proses dan tatacara pembentukan POKSI ini haruslah memenuhi beberapa prinsip dasar, yakni:

  1. Aspek keterwakilan (representasi), yakni harus terdiri dari perwakilan unsur pemuda, perusahaan, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan media;
  2. Aspek partisipasi, pelibatan kaum muda di dalam POKSI bertujuan untuk meningkatkan peran serta aktif kaum muda guna menyuarakan aspirasi (voice out) dan kebutuhan kaum muda terkait pembangunan ketenagakerjaan inklusif di Jawa Tengah; serta
  3. Aspek pemberdayaan, pelibatan kaum muda merupakan manifestasi penggunaan konsep PYD (Positive Youth Development) di dalam kegiatan SINERGI, serta pembangunan ketenagakerjaan inklusif secara lebih luas.

Keterlibatan kaum muda dalam POKSI mendapat tanggapan yang positif dari perwakilan anggota TGUPP (Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan) Jawa Tengah, Gunawan Wibisono “Keterwakilan kaum muda di dalam POKSI harus diutamakan agar mereka memiliki ruang dan kesempatan yang lebih baik untuk menyuarakan aspirasi dan kebutuhan anak muda terkait pembangunan ketenagakerjaan inklusif.”

Hal ini menegaskan keseriusan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam melibatkan kaum muda sebagai aktor penting dalam program pembangunan ketenagakerjaan inklusif ini. Keberadaan dan keterlibatan kaum muda di dalam kegiatan POKSI diharapkan akan
mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan SINERGI, terutama terkait dengan beberapa agenda penting, yakni:

  1. Penyusunan manual Dana SINERGI;
  2. Profiling konsorsia 3P (pemuda-pemerintah daerah-perusahaan);
  3. Proses penyusunan dan seleksiproposal konsorsia 3P; (3) riset ketenagakerjaan inklusif;
  4. Monitoring dan evaluasi pelaksanaan Dana SINERGI 1 ; dan
  5. Pelaksanaan beberapa Major Events SINERGI, Nona Yabloy perwakilan kaum muda dari Youth Center Pilar – Semarang menyampaikan pendapatnya tentang pembentukan kepengurusan POKSI.

seperti festival kaum muda, dialog 3P, dan sebagainya.

Gallery