Berita Penciptaan Lapangan Kerja

Kepala Bagian Program – Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Teguh Hadi memaparkan Basis Data Terpadu (BDT) dan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation (SIKS-NG) untuk kaum muda kurang mampu dan rentah yang menjadi calon penerima manfaat program Dana SINERGI.
Kepala Bagian Program – Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Teguh Hadi memaparkan Basis Data Terpadu (BDT) dan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation (SIKS-NG) untuk kaum muda kurang mampu dan rentah yang menjadi calon penerima manfaat program Dana SINERGI.
Pada pelaksanaan rapat Kelompok Aksi (POKSI) Ketenagakerjaan Inklusif Jawa Tengah yang ke-3, tanggal 4 Juni 2018, pihak Bappeda dan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah berinisiatif melakukan analisis data dan merilis data kaum muda rentan, berasal dari keluarga miskin, dan berusia 18-34 tahun di 4 (empat) kabupaten/ kota dampingan proyek SINERGI, yakni kota Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Boyolali.

Tujuan Bappeda dan Dinas Sosial merilis data terpadu tersebut yaitu:

  1. Memberikan dukungan bagi pelaksanaan proyek SINERGI terkait penyediaan data dan informasi kaum muda kurang mampu dan rentan yang akan menjadi kelompok penerima manfaat.
  2. Memberikan akses data bagi POKSI untuk menentukan kriteria kaum muda kurang mampu dan rentan yang akan dilibatkan dalam pembangunan ketenagakerjaan inklusif di Jawa Tengah.
  3. Memberikan rekomendasi bagi 20 konsorsia 3P (pemuda-pemerintahdaerah-perusahaan) SINERGI untuk menentukan kaum muda sasaran (kelompok penerima manfaat) Dana SINERGI 1 (Opportunity Fund).

Menurut Teguh Hadi sekalu Kepala Bagian Program, Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, tujuan utama analisis dan rilis data kaum muda kurang mampu (miskin) dan rentan yaitu:

“Kami dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah menyambut baik tujuan kegiatan SINERGI untuk memberikan perbaikan ketrampilan kerja bagi pemuda-pemudi miskin dan rentan agar mereka bisa mendapatkan perbaikan taraf hidup. Oleh karena itu, Dinsos menyediakan data based terpadu berisi pemuda-pemudi miskin dan rentan di kabupaten/ kota dampingan SINERGI agar pelaksanaan program SINERGI dapat tepat sasaran menyasar pada para pemuda miskin dan rentan.”

Data terpadu kaum muda miskin dan rentan ini dikembangkan dari sumber BDT (Basis Data Terpadu) Kemiskinan Jawa Tengah (2015), dan SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation) Provinsi Jawa Tengah (November, 2017). Dengan keberadaan SIKS-NG ini, menjadikan Jawa Tengah sebagai provinsi pertama di dalam lokasi proyek USAID- Mitra Kunci (bahkan sangat mungkin juga sebagai provinsi pertama di Indonesia) yang telah memiliki data terpadu tentang keberadaan kaum muda miskin dan rentan, berusia 18-34 tahun dan dapat dipergunakan untuk mendukung program pembangunan ketenagakerjaan inklusif di daerah.

Dana SINERGI adalah dana yang berasal dari Proyek SINERGI & USAID – Mitra Kunci untuk mendukung kinerja Kelompok Aksi (POKSI) dalam rangka penguatan koordinasi pembangunan ketenagakerjaan inklusif di Jawa Tengah.

Gallery