Berita Perkotaan

metrotvnews.com
metrotvnews.com
Pemerintah Kota Tangerang meminta masyarakat beralih menggunakan moda transportasi massal. Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, menyampaikan hal itu saat mengecek kondisi Bus Rapid Transit (BRT), Selasa, 29 Desember.

Dia berharap BRT segera beroperasi tahun depan. "Semua program pemerintah akan sukses bila masyarakatnya mau ikut terlibat di dalamnya," ujar Arief.

Hingga akhir 2015, Pemkot Tangerang berhasil menyelesaikan proses pengadaan 10 unit bus BRT. "Saat ini tinggal menyelesaikan pembangunan halte di sepanjang titik lintasan BRT," kata Kepala Bidang Angkutan, Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Ismu Hartono.

Ismu mengatakan pemkot Tangerang akan mencoba efektivitas BRT dengan membuka rute Poris Plawad hingga Jatiuwung. "Kami uji coba dahulu, kita lihat efektivitasnya, apakah masyarakat mau beralih ke BRT dan meninggalkan kendaraan pribadinya," kata Ismu.

Dia berharap BRT segera beroperasi tahun depan. "Semua program pemerintah akan sukses bila masyarakatnya mau ikut terlibat di dalamnya," ujar Arief.


Hingga akhir 2015, Pemkot Tangerang berhasil menyelesaikan proses pengadaan 10 unit bus BRT. "Saat ini tinggal menyelesaikan pembangunan halte di sepanjang titik lintasan BRT," kata Kepala Bidang Angkutan, Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Ismu Hartono.

Ismu mengatakan pemkot Tangerang akan mencoba efektivitas BRT dengan membuka rute Poris Plawad hingga Jatiuwung. "Kami uji coba dahulu, kita lihat efektivitasnya, apakah masyarakat mau beralih ke BRT dan meninggalkan kendaraan pribadinya," kata Ismu.

Baca Juga :
Rute Semarang-Pangkalan Bun Dibuka, Ini Harga Tiketnya
Jelang Akhir Tahun Penumpang Angkutan Udara Diprediksi Capai 8 Juta Orang
Ignatius Jonan: Surat yang Saya Keluarkan Bukan Pelarangan

Pengoperasian BRT akan dilaksanakan sekitar Februari 2016. "Tapi kita belum pastikan (kapan beroperasi). Sambil menunggu, kita akan uji coba, baik lintasan dan kesiapan kendaraannya," kata dia.

Nantinya, pemkot akan menyerahkan operasional BRT ke pihak ketiga. "Masih menunggu proses penunjukan pihak ketiga yang akan menjadi operator BRT ini," ujar dia.

sumber: metrotvnews.com