UMUM

balipers.com
balipers.com
Amerika Serikat kini menggantungkan pasokan ikan tuna untuk industrinya dari Indonesia. Pasalnya pasokan ikan tuna dari Thailand dan Filipina yang selama ini menjadi pemasok rutin, terganggu lantaran kebijakan yang dikeluarkan Menteri Kelautan Dan perikanan Susi Pudjiastuti yakni penangkapan illegal fishing serta pelarangan transhipment.

Sebagaimana diketahui, nelayan kedua negara tersebut sudah berkali-kali tertangkap tangan melakukan pencurian ikan tuna dan jenis lainnya di perairan Indonesia.

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan Dan perikanan Kementerian Kelautan dan perikanan (KKP) Nilanto Perbowo mengatakan, atas dasar fakta teraebut, semakin menguatkan indikasi bahwa selama ini kedua negara tersebut menjadi salah satu negara yang aktif melakukan pencurian ikan di perairan Indonesia, yang mana kemudian ikan hasil tangkapannya diekspor ke Amerika.

"Terlihat bahwa kebijakan KKP untuk moratorium dan transhipment serta penindakan pelaku illegal fishing memberikan dampak signifikan. Ekspor mereka (Thailand dan Filipina) menjadi terganggu," kata Nilanto dalam konferensi pers kinerja dan outlook Kementerian KP di kantornya, Selasa (29/12).

Nilanto menjelaskan, impor komoditas tuna oleh Amerika dari Thailand pada periode Januari - September 2015 menurun sebesar 17,36 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Begitu juga dengan Filipina, ekspor ikan tuna ke Amerika dalam periode yang sama turun 32,59 persen. Namun justru pada periode tersebut ekspor Indonesia ke Amerika mengalami kenaikan.

"Ekpor tuna Indonesia ke US mengalami kenaikan 7,73 persen pada periode Januari-September 2015. Itu jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2014," tukas dia.

sumber: indopremier.com