Donor dan Mitra

DONOR KAMI

USAID

USAID (United States Agency for International Development) atau Lembaga Pembangunan Internasional Amerika Serikat adalah badan independen dari pemerintahan Amerika Serikat yang bertanggung jawab atas bantuan untuk bidang ekonomi, pembangunan, dan kemanusiaan untuk negara-negara lain di dunia dalam mendukung tujuan-tujuan kebijakan luar negeri Amerika Serikat.

USAID mendukung Transformasi dalam melaksanakan program Municipal Waste Recycling Program (MWRP)/Program Pengelolaan Sampah Perkotaan melalui proyek Memperkuat Aspek Koordinasi dan Kapasitas Pemerintah Daerah Dalam Pengelolaan Sampah (SOBAT) di Sulawesi Selatan. Selain itu, Transformasi melalui dukungan USAID telah mengimplementasikan program SINERGI (Strengthening Coordination for Inclusive Workforce Development in Indonesia) atau Penguatan Koordinasi untuk Pembangunan Ketenagakerjaan Inklusif di Indonesia.


RAJAWALI FOUNDATION (RF)

RF dibentuk untuk mempromosikan pendidikan sebagai penggerak pembangunan dan perubahan sosial di Indonesia dan Asia Tenggara. RF bekerjasama dengan universitas global dan nasional, lembaga pemerintah dan masyarakat umum dalam mencari inovasi kebijakan dan bekerja untuk menyebarluaskan pengetahuan ini melalui program pendidikan dan pelatihan serta penjangkauan.

THE DAVID AND LUCILE PACKARD FOUNDATION

Selama lebih dari 50 tahun, The David and Lucile Packard Foundation telah bekerja sama dengan mitra-mitra di seluruh dunia untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak, keluarga, dan masyarakat serta untuk memulihkan dan melindungi planet bumi.

Packard Foundation mendanai berbagai program di seluruh dunia, yaitu Program Konservasi dan Sains, Program Populasi dan Kesehatan Reproduktif, serta Program Anak-Anak, Keluarga, dan Masyarakat. Selain itu, Packard Foundation juga mendukung berbagai organisasi nirlaba di wilayah geografis yang memiliki nilai signifikansi dengan keluarga Packard.


INDONESIA CLIMATE CHANGE TRUST FUND (ICCTF)

Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF) merupakan instrumen kunci dari Pemerintah Indonesia dalam mengurangi intensitas emisi dan emisi gas rumah kaca melalui aksi-aksi pengembangan rendah karbon dan adaptasi dampak perubahan iklim. ICCTF juga berupaya mengintegrasikan isu perubahan iklim ke dalam dokumen perencanaan di tingkat nasional, provinsi, dan daerah, serta melaksanakan inisiatif terkait mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Dengan memanfaatkan dan menyalurkan sumber daya domestik dan dana internasional ke proyek-proyek yang selaras dengan rencana implementasi RAN/RAD-GRK, ICCTF mendukung target pengurangan emisi Indonesia, yaitu sebesar 26% dan 41%.

ICCTF-USAID mendukung Transformasi dalam program “Memperkuat Kapasitas Kelembagaan Kabupaten Gorontalo dalam Mengintegrasikan Perubahan Iklim ke dalam Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah” untuk tahun 2014-2015. Keberhasilan program ini ditandai dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam mengalokasikan 10,5% dari APBD untuk isu perubahan iklim dan menetapkan 24 program khusus untuk kegiatan adaptasi perubahan iklim di 19 OPD.

CLIMATE AND LAND USE ALLIANCE (CLUA)

Climate and Land Use Alliance (CLUA) adalah aliansi yayasan yang fokus mendukung upaya-upaya penggunaan hutan dan lahan berkelanjutan sebagai bagian penting dari respons global terhadap perubahan iklim

CLUA berupaya mewujudkan potensi hutan dan tata guna lahan untuk mitigasi perubahan iklim, memberi manfaat bagi masyarakat, dan melindungi lingkungan. Fokus utama aliansi ini di Indonesia mencakup upaya untuk mengurangi emisi dari hutan dan lahan gambut dengan cara yang menjamin hak masyarakat adat, meningkatkan mata pencaharian lokal, dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Dengan dukungan dari CLUA, Transformasi membantu penguatan program antikorupsi di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia khususnya yang terkait dengan definisi batas hutan, informasi perizinan, dan informasi kehutanan.

MITRA KAMI

KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA (KLHK)

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK) merupakan salah satu kementerian di Indonesia yang memiliki tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang lingkungan hidup dan kehutanan untuk membantu presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara. Transformasi bekerjasama dengan KLHK melakukan sejumlah kegiatan terkait Pelaksanaan Aksi Pencegahan Korupsi di KLHK.

PEMERINTAH KABUPATEN JEPARA, JAWA TENGAH

Kabupaten Jepara terletak di Provinsi Jawa Tengah dengan ibukotanya yaitu Jepara. Kabupaten ini berbatasan dengan Laut Jawa di barat dan utara, Kabupaten Pati dan Kabupaten Kudus di timur, serta Kabupaten Demak di selatan. Wilayah Kabupaten Jepara juga meliputi Kepulauan Karimunjawa, yang terdiri dari gugusan pulau-pulau di Laut Jawa. Penyeberangan ke kepulauan ini dilayani oleh kapal ferry yang bertolak dari Pelabuhan Jepara. Jumlah penduduk Kabupaten Jepara pada akhir tahun 2016 berdasarkan hasil proyeksi adalah sebanyak 1.205.800 jiwa.

Pemerintah Kabupaten Jepara telah mengambil inisiatif untuk meningkatkan upaya pengelolaan sampah di wilayahnya hingga ke tingkat desa. Hal ini ditunjukkan dengan diterbitkannya Instruksi Bupati Jepara No. 3 Tahun 2019 tentang Program Desa Mandiri Sampah dan Pengurangan Sampah Organik di Kabupaten Jepara pada tanggal 29 Oktober 2019. Guna menindaklanjuti Instruksi Bupati tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jepara menginisiasi Program “Desa Mandiri Sampah”. Dalam rangka menyukseskan program tersebut, DLH Jepara bekerjasama dengan Transformasi menyelenggarakan lokakarya berjudul “Peningkatan Upaya Pengelolaan Sampah di Desa” yang dilaksanakan pada 10-12 Desember 2019. Pada kegiatan tersebut, Transformasi memfasilitasi Kabupaten Jepara dalam diskusi dan pemetaan 5 Aspek Pengelolaan Sampah di wilayahnya (hukum, kelembagaan, finansial, teknologi, dan sosial-budaya), diskusi antar-pemangku kepentingan mengenai upaya pengurangan sampah dari sumbernya melalui bank sampah, serta diskusi mengenai pembentukan UPTD Bank Sampah dengan studi kasus dari Kota Makassar.

PEMERINTAH KABUPATEN GOWA, SULAWESI SELATAN

Kabupaten Gowa adalah salah satu Daerah Tingkat II di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibukota kabupaten ini terletak di Kota Sungguminasa. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 1.883,32 km² dan berpenduduk sebanyak ± 652.941 jiwa. Sebagai komitmen bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan di wilayah Kabupaten Gowa, Pemerintah Kabupaten Gowa melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Transformasi melakukan kegiatan program penguatan kapasitas dan koordinasi pemerintah daerah dalam manajemen pengelolaan sampah atau SOBAT. Program ini telah dicanangkan secara resmi sebagai bagian dari Municipal Waste Recycling Project (MWRP)/Program Pengelolaan Sampah Perkotaan

YAYASAN PEDULI NEGERI (YPN)

Yayasan Peduli Negeri (YPN) berdiri sejak Tahun 2007, nama lembaga ini diambil dari dasar kepedulian serta kekeluargaan kepada warga dan masyarakat dalam upayanya untuk membangun negeri yang lebih baik. Yayasan Peduli Negeri adalah lembaga yang berorientasi untuk memberdayakan masyarakat yang terpinggirkan, lingkungan, kesehatan, dan pendidikan serta ekonomi yang terintegrasi.

Transformasi bekerjasama dengan Yayasan Peduli Negeri (YPN) telah berhasil membentuk 53 Bank Sampah Unit (BSU) di Kabupaten Gowa khususnya di Kecamatan Somba Opu dan telah dikembangkan ke kecamatan lain sebanyak 4 BSU. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengelolaan/ Daur Ulang Sampah Perkotaan (Municipal Waste Recycling Management Program/ MWRP) yang dikemas melalui proyek Memperkuat Aspek Koordinasi dan Kapasitas Pemerintah Daerah dalam Praktik Pengelolaan Sampah yang didukung oleh USAID dan Pemerintah Kabupaten Gowa sejak tahun 2019.

NEW CITIES FOUNDATION

New Cities Foundation (NCF) didirikan pada tahun 2010 yang bertujuan untuk membentuk masa depan perkotaan yang lebih baik bagi semua pihak dengan menghasilkan dan menyebarluaskan ide dan solusi melalui acara, penelitian, dan proyek inovasi perkotaan. Dalam melaksanakan seluruh kegiatan, NCF bekerja sama dengan para pimpinan dari sektor bisnis, pemerintah, akademisi, masyarakat sipil, media, dan pekerja seni.

OCEANA

Oceana didirikan oleh sekelompok yayasan terkemuka (The Pew Charitable Trusts, Oak Foundation, Marisla Foundation, Sandler Foundation, dan Rockefeller Brothers Fund) setelah melakukan studi pada tahun 1999 dan menemukan fakta bahwa kurang dari 0,5% dari semua sumber daya yang dihabiskan oleh kelompok nirlaba lingkungan di Amerika Serikat digunakan untuk advokasi kelautan. OCEANA merupakan organisasi internasional yang fokus pada isu kelautan dan berdedikasi untuk mencapai perubahan dengan melakukan kampanye kebijakan berbasis sains yang spesifik. Sejak didirikan, OCEANA melindungi lautan seluas hampir 4 juta mil persegi.

LEE KUAN YEW SCHOOL OF PUBLIC POLICY

Dalam kurun waktu 10 tahun, Lee Kuan Yew School of Public Policy (LKYSPP) telah menjadi sekolah kebijakan publik terbaik ketiga di dunia dan telah berkembang sebagai sekolah pilihan untuk mempelajari kebijakan publik di Asia yang menawarkan berbagai keuntungan kesempatan bagi kaum muda yang ingin terjun ke dalam bidang kebijakan publik.

Adapun misi dari LKYSPP adalah untuk mendidik dan memberikan inspirasi kepada generasi pemimpin terkini dan masa depan agar dapat meningkatkan standar tata kelola pemerintahan di Asia, meningkatkan taraf hidup masyarakat dan berkontribusi terhadap transformasi di wilayah Asia.

UNIVERSITAS GUNUNG RINJANI

Universitas Gunung Rinjani (UGR) merupakan salah satu perguruan tinggi swasta di Lombok Timur yang didirikan pada tahun 1996. Fakultas Perikanan, UGR banyak diminati oleh mahasiswa untuk mempelajari perikanan tangkap maupun perikanan budidaya serta sumbangsihnya terhadap perkembangan sektor perikanan di Lombok Timur melalui program-program pengabdian yang telah dilakukan.

UGR melalui Fakultas Perikanan UGR mendukung Transformasi dalam kegiatan Serial Diskusi Terbatas “Menghadirkan Tata Kelola Perikanan Berkelanjutan dan Bertanggung Jawab melalui Penyusunan RUU tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan” yang diselenggarakan pada tanggal 19 Desember 2019. Keberhasilan kegiatan ini ditandai dengan hadirnya berbagai stakeholder di bidang perikanan yang menghasilkan beberapa rekomendasi kebijakan sektor perikanan. Rekomendasi kebijakan tersebut menjadi bahan penyusunan naskah kebijakan untuk mengintervensi rencana Komisi IV DPR RI dalam penyusunan RUU tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004.

UNIVERSITAS KHAIRUN TERNATE

Universitas Khairun (UNKHAIR) merupakan perguruan tinggi negeri di Provinsi Maluku Utara yang didirikan pada 15 Agustus 1964. UNKHAIR berperan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni melalui penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pengembangan UNKHAIR diarahkan menuju research-based university dari teaching university.

UNKHAIR melalui Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan mendukung Transformasi dalam kegiatan Serial Diskusi Terbatas “Menghadirkan Tata Kelola Perikanan Berkelanjutan dan Bertanggung Jawab Melalui Penyusunan RUU tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan” yang diselenggarakan pada tanggal 7 Januari 2020. Keberhasilan kegiatan ini ditandai dengan hadirnya berbagai stakeholder di bidang perikanan yang menghasilkan beberapa rekomendasi kebijakan sektor perikanan. Rekomendasi kebijakan tersebut menjadi bahan penyusunan naskah kebijakan untuk mengintervensi rencana Komisi IV DPR RI dalam penyusunan RUU tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004.