Lapangan Pekerjaan

 

Director Education USAID Thomas Crehan memberikan sambutan pada Dialog Nasional #4 dan 5 SINERGI (Foto: SINERGI)
Director Education USAID Thomas Crehan memberikan sambutan pada Dialog Nasional #4 dan 5 SINERGI (Foto: SINERGI)

Director Education Office USAID-Indonesia, Thomas Crehan, bangga dapat menjalin kerja sama erat dengan Pemerintah Indonesia dalam memperkuat pembangunan ketenagakerjaan inklusif di Provinsi Jawa Tengah. Hal ini ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam acara Dialog Nasional Ketenagakerjaan Inklusif #4 dan 5, yang diselenggarakan oleh SINERGI di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, pada hari Selasa, 12 Februari 2019.

“Pemerintah Amerika Serikat bangga dapat bekerja bersama Pemerintah Republik Indonesia dalam membangun ketenagakerjaan inklusif di Jawa Tengah dan mempersiapkan generasi muda Indonesia untuk bekerja di era perekonomian abad 21,” ujarnya.

Sejak diluncurkan pada akhir tahun 2017, SINERGI, proyek yang didanai USAID dan dijalankan oleh Rajawali Foundation dan Pusat Transformasi Kebijakan Publik (Transformasi) telah berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memberikan akses terhadap program-program pelatihan berkualitas dan kesempatan bekerja bagi hampir 450 kaum muda kurang mampu dan rentan, termasuk perempuan dan pemuda penyandang disabilitas. Pelatihan yang diberikan antara lain di bidang garmen, kuliner, pariwista, dan lain-lain. Banyak dari kaum muda tersebut juga telah direkrut perusahaan atau bekerja di institusi Pemerintah, serta beberapa lainnya sudah memulai usaha sendiri.

Kolaborasi menjadi Kunci

Pada kesempatan yang sama, Thomas menyampaikan apresiasi kepada “Kelompok Aksi” (POKSI), yang telah berperan penting dalam proses kolaborasi untuk mengakomodir aspirasi kaum muda, kebutuhan industri, serta prioritas dari Pemerintah.

Diakui Thomas, kolaborasi yang erat dari semua pihak, mulai dari Gubernur Jawa Tengah, Kementerian Ketenagakerjaan, Bappenas, pemerintah daerah, hingga perusahaan, lembaga pelatihan, perguruan tinggi, dan organisasi berbasis masyarakat, menjadi kunci kesuksesan program SINERGI ini. Ia berharap, ke depan akan lebih banyak lagi kontribusi dari mitra pembangunan ketenagakerjaan guna memberikan kaum muda pekerjaan baru atau lebih baik.

“Merupakan kehormatan bagi saya untuk kembali berada di tengah-tengah para champion ketenagakerjaan pada hari ini. Ini kesempatan yang baik bagi kita semua dalam meraih pembelajaran dalam usaha memperkuat kerjasama antara pemerintah, sektor swasta, dan kaum muda di masa mendatang. Kesuksesan yang kita raih di sini akan memberikan masa depan yang lebih cerah bagi kaum muda di Jawa Tengah dan kaum muda secara luas di Indonesia,” lanjutnya.

Wicaksono Prayogie
Knowledge Management Specialist – Transformasi
12 Februari 2019